Latar Belakang
Generasi Emas Indonesia (GESID)
GESID
Generasi Emas Indonesia (GESID) adalah organisasi yang dibentuk pada tahun 2023 dengan fokus utama pada pengembangan desa dalam menghadapi era globalisasi dan tantangan lingkungan. GESID memandang desa sebagai elemen penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya alam, peningkatan ketahanan pangan, dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
Latar Belakang
Peran Desa dalam Pembangunan Berkelanjutan: Desa memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan, baik dari sisi sumber daya alam maupun manusia.
Bonus Demografi 2020–2045: Jumlah penduduk usia produktif meningkat, termasuk di pedesaan, sehingga perlu pemberdayaan generasi muda desa.
Fokus Utama GESID
- Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan: Praktik ramah lingkungan dan berkelanjutan.
- Ketahanan Pangan: Meningkatkan kapasitas produksi pangan desa.
- Adaptasi Perubahan Iklim: Program adaptasi desa menghadapi perubahan iklim.
Kontribusi terhadap SDGs Desa
GESID mengadopsi Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada skala desa. Tujuannya mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan manusia untuk memanfaatkan bonus demografi.
Program dan Inisiatif
- Mengintegrasikan teknologi terbarukan di desa.
- Pelatihan dan workshop untuk generasi muda.
- Kerjasama antara desa, pemerintah, dan swasta.
Sebaran Desa di Indonesia
- Pulau Sumatra: 25.455
- Pulau Kalimantan: 7.247
- Pulau Jawa & Bali: 25.284
- Pulau Sulawesi: 10.604
- Pulau NTB, NTT, Maluku Utara: 6.871
- Pulau Papua: 7.548
GESID: Peluang Emas Bagi 75.000 Desa
Kehadiran GESID adalah langkah strategis mempercepat pembangunan berkelanjutan di 75.000 desa seluruh Indonesia, dengan visi jelas dan misi terstruktur.