Pemuda Desa Bergerak: GESID Bangka Belitung Dorong Gerakan Generasi Emas dari Desa
26 August 2025 | Lingkungan dan Keberlanjutan
Ditulis oleh: BPN
Dengan semangat penuh harapan, Generasi Emas Indonesia (GESID) Provinsi Bangka Belitung sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi Awal (Rakor) GESID Bangka Belitung pada 21 Juni 2025. Acara ini mengusung tema “Diskusi Gagasan untuk Pemuda Pemudi Desa” dan menjadi wadah inspiratif bagi anak-anak muda desa untuk meneguhkan kembali peran strategis mereka dalam membangun masa depan Indonesia dari akar desa.
Kegiatan ini dipimpin oleh Suwardian Ramadhan, S.Pd, selaku Ketua Umum BPW GESID Bangka Belitung, serta diikuti kader dan perwakilan GESID dari seluruh kabupaten/kota hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa. Forum dilaksanakan secara hybrid (offline dan online) agar semakin banyak pemuda desa bisa terlibat aktif dalam diskusi ini.
Hadir pula sejumlah tokoh penting yang memberikan motivasi, di antaranya:
-
Viviana Hanifah, SP.MSi, Presiden Eksekutif BPN GESID
-
Suwardian Ramadhan, S.Pd, Ketua Umum BPW GESID Bangka Belitung
-
Hj. Hellyana, Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Hellyana menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap gerakan GESID. Menurutnya, peran pemuda desa sangat strategis dan perlu terus diperkuat melalui ruang kolaborasi yang inklusif.
“GESID bukan sekadar organisasi, tetapi gerakan harapan bagi desa-desa agar tumbuh bersama pemuda sebagai tulang punggungnya. Pemerintah provinsi mendukung penuh langkah ini,” ujar Hellyana.
Dukungan juga datang dari Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Imam Wahyudi, yang menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan aspirasi pemuda desa. “Saya percaya kekuatan pemuda desa luar biasa. Tugas kami adalah memberi ruang, mendengar, dan mendorong mereka agar menjadi penggerak perubahan,” tegasnya.
Sementara itu, Viviana Hanifah menekankan bahwa masa depan bangsa justru banyak ditentukan dari desa, bukan hanya kota. Ia mendorong anak muda desa agar lebih inovatif, kreatif, dan percaya diri dalam berkarya.
“Masa depan Indonesia ada di desa. Anak muda desa harus berani tampil percaya diri, inovatif, dan kreatif. Terima kasih kepada Ibu Hellyana yang telah mendukung penuh gerakan GESID,” ucapnya.
Menutup acara, Suwardian Ramadhan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan mendukung. Ia menegaskan bahwa Rakor ini bukan hanya sekadar diskusi, melainkan awal dari gerakan besar GESID Bangka Belitung untuk memberdayakan generasi emas dari desa.
Dengan mengusung slogan “Bergerak Bersama Membangun Desa!”, GESID Bangka Belitung berkomitmen menjadi wadah pertumbuhan dan pemberdayaan pemuda desa, agar lahir Generasi Emas Indonesia yang tangguh dan siap membangun bangsa dari desa.